Program Studi Teologi STT Arastamar Wamena mendidik hamba Tuhan yang berakar kuat pada Alkitab, tangguh dalam pelayanan lintas budaya, dan berdampak nyata bagi gereja serta masyarakat pegunungan tengah Papua.

Teologi bukan sekadar ilmu tentang Allah, melainkan panggilan untuk mengenal-Nya dan memperkenalkan-Nya kepada dunia.
Selamat datang di rumah digital Program Studi Teologi STT Arastamar Wamena. Kami percaya pendidikan teologi yang sehat lahir dari perjumpaan antara kesetiaan pada Firman dan kepekaan pada konteks. Di lembah Baliem yang kami cintai, mahasiswa tidak hanya belajar eksegese, dogmatika, dan homiletika di ruang kelas, tetapi juga menghidupinya di tengah jemaat, sekolah, dan kampung-kampung pegunungan.
Melalui website ini kami membuka diri: profil, kurikulum, dosen, kegiatan mahasiswa, hingga dokumen mutu kami sajikan secara transparan bagi calon mahasiswa, gereja mitra, dan asesor. Mari bertumbuh bersama kami.

Sejak berdiri pada 17 Agustus 2010, STT Arastamar Wamena mengemban satu tekad: membangun sumber daya manusia Papua Pegunungan yang berkualitas tanpa mencabut mereka dari kultur dan ciri khas daerahnya. Program Studi Teologi adalah salah satu tiang utama tekad itu — mencetak pelayan Tuhan yang cakap secara akademik dan mengakar secara budaya.
Ratusan alumni kami kini melayani sebagai pendeta, guru, dan pelayan masyarakat di seluruh wilayah Jayawijaya dan pegunungan tengah Papua. Kami mengundang Anda menjadi bagian dari kisah kesetiaan ini.
Kurikulum menekankan penguasaan Perjanjian Lama, Perjanjian Baru, bahasa-bahasa Alkitab, dan hermeneutika sebagai fondasi seluruh pelayanan.
Teologi kontekstual, misiologi, dan praktik pelayanan lapangan membekali mahasiswa melayani jemaat pegunungan dengan bahasa dan budaya mereka sendiri.
Praktik Pelayanan Lapangan (PPL) di gereja dan kampung mitra menjadikan lulusan siap pakai — sebagai gembala, pengajar, maupun perintis jemaat.
Seluruh dokumen mutu sembilan kriteria kini tertata dalam pangkalan dokumen digital prodi dan siap diakses asesor.
Prodi Teologi menghadirkan narasumber untuk memperdalam wawasan berteologi dalam konteks budaya Papua Pegunungan.
Mahasiswa tingkat akhir dibekali sebelum diutus ke gereja-gereja mitra di wilayah Jayawijaya untuk praktik pelayanan satu semester penuh.